Diduga Suami DPRD Jabar Sebut Wartawan “Perusak”, Tuai Kecaman Keras dari Kalangan Jurnalis


Bandung || Kobar45 - Sebuah video berdurasi sekitar dua menit yang menampilkan pernyataan kontroversial dari suami anggota DPRD Provinsi Jawa Barat viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis.

Dalam video itu, diduga suami dari anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Tati Supriati Irwan,  terdengar menyebut wartawan sebagai “perusak” saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan.

Pernyataan tersebut, langsung menuai sorotan luas karena dinilai merendahkan profesi jurnalis. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan terkait maksud ucapannya.

Insiden ini memicu kecaman dari berbagai pihak, khususnya komunitas jurnalis di Jawa Barat, yang menilai ucapan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan dan berpotensi merusak hubungan antara pejabat publik dan pers.

Ketua DPD Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) Jawa Barat, Iwan Hermawan, mengecam keras pernyataan itu. Ia menilai ucapan tersebut mencerminkan cara pandang yang keliru terhadap peran pers dalam demokrasi.

“Ini bukan sekadar kontroversi, tapi kemunduran berpikir. Sejak kapan penyampai fakta dianggap sebagai perusak?” tegas Iwan. Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi dan pengawas kekuasaan.

Iwan mengingatkan, bahwa wartawan bekerja berdasarkan kode etik dan dilindungi undang-undang. Ia meminta agar yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi, serta mengajak publik tetap melihat peran pers sebagai kontrol sosial yang penting dalam menjaga transparansi.

(Red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال