Tablig Akbar dan Santunan 85 Anak Yatim Warnai Peringatan Hari Lahir Pancasila di Dusun Mekarsari



KARAWANG||Kotabaru||Kobar45.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, masyarakat Dusun Mekarsari, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, menggelar Tablig Akbar dan Santunan Anak Yatim pada Minggu (31/5/2026).



Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cikampek Utara Umar, Sekretaris Desa, BPD, LPM, para Ketua RW dan RT, para Kepala Dusun se-Desa Cikampek Utara, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa AD, Bhabinkamtibmas, serta ratusan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, panitia memberikan santunan kepada 85 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila.

Ketua Panitia Ajak Warga Jaga Persatuan

Ketua Panitia, Nuh Aminulloh, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Pemerintah Desa Cikampek Utara yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Tablig Akbar dan Santunan Anak Yatim ini. Semoga segala bentuk kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT," ujarnya.



Nuh Aminulloh juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

"Kami juga mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dipimpin Kepala Desa Umar demi kemajuan Desa Cikampek Utara. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang aman, religius, dan sejahtera," tambahnya.

Kepala Desa: Pancasila Harus Menjadi Pedoman Kehidupan Bermasyarakat

Sementara itu, Kepala Desa Cikampek Utara, Umar, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas keberagaman. Oleh karena itu, seluruh masyarakat harus terus menjaga persatuan, saling menghormati, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan," kata Umar.

Ia juga mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim yang dinilai sejalan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang menjadi bagian dari Pancasila.

"Santunan kepada anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus kita jaga dan tingkatkan. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbagi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah serta kebersamaan di lingkungan Desa Cikampek Utara," ujarnya.

Umar berharap kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta mendukung pembangunan desa yang harmonis dan religius.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama, doa bersama, serta penyerahan santunan kepada 85 anak yatim yang berlangsung penuh haru dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir.

( M D )

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال