KARAWANG | KOTABARU | Kobar 45 |– SMK 1 Cikampek MUTU memperingati Hari Kartini dengan upacara dan pesan kuat dari Kepala Sekolah Heni Nurani, S.Pi.,M. Pd. Dalam amanatnya, Heni Nurani mengajak seluruh siswi untuk meneladani RA Kartini dengan menjadi perempuan yang mandiri, berani, berkemajuan, dan mendunia tanpa meninggalkan kodrat dan akhlak.
Upacara peringatan Hari Kartini di lapangan SMK 1 Cikampek MUTU berlangsung khidmat. Seluruh siswi dan guru perempuan mengenakan kebaya nasional dan busana adat Nusantara, sementara siswa dan guru laki-laki k kokmengenakan batik.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Kepala SMK 1 Cikampek MUTU Heni Nurani, S.Pi.,M. Pd menegaskan bahwa makna Kartini di era disrupsi teknologi adalah perempuan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mandiri secara ekonomi, berani menyuarakan kebenaran, berkemajuan dalam berpikir, dan mampu bersaing di kancah global.
“RA Kartini 126 tahun lalu berjuang lewat pena agar perempuan bisa sekolah. Hari ini, tugas kalian adalah mengisi kemerdekaan itu dengan menjadi perempuan yang mandiri, tidak bergantung, berani mengambil peran di ruang publik, berkemajuan dalam IPTEK, dan mendunia dengan karya,” tegas Heni di hadapan 850 siswa, Selasa (21/4/2026).
Heni mencontohkan 4 pilar _Kartini MUTU_ yang harus dimiliki siswi:
1. Mandiri: Mampu menguasai kompetensi keahlian dari jurusan masing-masing sehingga siap berwirausaha atau bekerja.
2. Berani: Berani berpendapat, berani memimpin, berani menolak perundungan dan pergaulan negatif.
3. Berkemajuan: Melek digital, kritis terhadap informasi, dan pembelajar sepanjang hayat.
4. Mendunia: Produk, jasa, dan akhlak lulusan MUTU harus mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow _Perempuan Inspiratif_ menghadirkan alumni sukses, parade busana adat, dan pameran produk Teaching Factory hasil karya siswi SMK 1 Cikampek MUTU.
“Dari MUTU untuk Indonesia. Dari Cikampek untuk Dunia,” pekik seluruh siswi menutup rangkaian acara.
( M D )