KARAWANG | Cikampek | Kobar 45 My. Id |– Masyarakat pengguna jalan di Kampung Cijalu Kompa, Desa Cikampek Selatan mengeluhkan aktivitas mobil program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan umum.
Keluhan warga muncul karena pergerakan kendaraan pengangkut MBG dan perilaku sopir saat bongkar muat dinilai tidak tertib, terutama pada pagi hari.
Berdasarkan pantauan tim media dan pengakuan warga, gangguan terjadi pada jam *07.30 hingga 09.00 WIB*, yaitu waktu pengiriman dan setelah pengiriman MBG selesai.
“Waktu mobil MBG Pas lagi bongkar muat juga suka parkir seenaknya di tengah jalan. Kami yang mau berangkat kerja atau anak sekolah jadi terhambat,” ujar salah seorang pengguna jalan kepada tim media, Rabu, (29/4/2026).
Warga juga menyoroti sikap sejumlah sopir yang dinilai kurang memperhatikan pengguna jalan lain.
“Pas sudah selesai ngirim, parkirnya. Kayak merasa punya jalan sendiri padahal ini jalan umum yang dipakai semua orang,” tambah warga lainnya.
Masyarakat menilai kegiatan MBG memang penting untuk pemenuhan gizi anak, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan umum.
“Oleh karena itu kami minta pemilik MBG harus punya area parkir sendiri yang memadai. Kalau lokasi parkirnya sudah memadai, silakan beroperasi dengan bebas. Tapi jangan sampai mengorbankan hak pengguna jalan lain,” kata seorang warga yang ikut menyampaikan aspirasi.
Warga dari berbagai elemen masyarakat di Kampung Cijalu Kompa juga memohon agar pihak penyelenggara MBG segera melakukan pembenahan di area jalan umum tersebut.
“Kami semua elemen masyarakat memohon kepada pemilik MBG untuk segera membenahi. Jangan sampai jalan umum jadi terganggu lagi,” ujarnya.
Menurut warga, Jalan Kampung Cijalu Kompa merupakan akses utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan umum. Jika digunakan untuk parkir kendaraan pengangkut MBG dalam waktu lama, dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan bahkan potensi kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG terkait keluhan masyarakat tersebut.
Warga berharap ada koordinasi antara penyelenggara MBG, Pemerintah Desa Cikampek Selatan, dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik agar program MBG tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
( Idin W )