Puluhan Siswa dan Guru Diduga Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG di Sukabumi

SUKABUMI || Kobar45 – Puluhan siswa, guru, dan sejumlah warga di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut kini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah serta Badan Gizi Nasional.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 31 orang mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan, seperti mual, muntah, pusing, sakit perut, dan diare setelah menyantap makanan yang disajikan dalam program tersebut. Dari jumlah tersebut, enam orang terpaksa dirujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Menu yang disajikan saat kejadian terdiri dari nasi putih, nugget, sayuran, jeruk, dan tahu goreng. Dugaan sementara mengarah pada salah satu lauk yang diduga sudah tidak layak konsumsi. Namun demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diambil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Sebagai langkah antisipasi, operasional dapur penyedia makanan Program MBG dihentikan sementara hingga proses investigasi selesai dilakukan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga melakukan pendataan terhadap para korban serta pemantauan kondisi kesehatan mereka secara berkala.

Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik. Pengawasan terhadap proses pengadaan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dinilai perlu diperketat guna menjamin keamanan dan kualitas pangan yang disajikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut. Pemerintah mengimbau masyarakat agar menunggu keterangan resmi dan tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi diumumkan.

(Red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال