KUNINGAN || Kobar45 — UPTD Puskesmas Mekarwangi, Kabupaten Kuningan, terus menggencarkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kerjanya. Kegiatan dilaksanakan di sejumlah desa sebagai bagian dari langkah menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan gizi anak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Mekarwangi dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak serta tumbuh kembang balita.
Kepala UPTD Puskesmas Mekarwangi, dr. Wiwiek, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Puskesmas untuk mengurangi angka stunting di wilayah kerjanya.
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kerja sama dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader hingga keluarga.
“Upaya mengurangi angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dan keterlibatan semua pihak, terutama keluarga dan masyarakat,” ujar dr. Wiwiek.
Melalui kegiatan yang dilakukan di sejumlah desa, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Puskesmas Mekarwangi berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan sebagai langkah deteksi dan penanganan dini terhadap berbagai faktor yang dapat memicu stunting.
Upaya tersebut diharapkan mampu menekan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
(Red)
