SUKABUMI || Kobar45 — Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya ditunjukkan melalui program pembangunan dan pelayanan pemerintahan. Bagi Empung Kurniawan, SE, Kepala Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, kepemimpinan juga berarti hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Salah satu bentuk, kepedulian yang membuat Empung dikenal dekat dengan masyarakat adalah kebiasaannya menyempatkan diri mengunjungi warga yang sedang sakit maupun keluarga yang tengah berduka karena kehilangan anggota keluarga.
Di tengah kesibukannya sebagai kepala desa, Empung berupaya hadir secara langsung. Ketika mendapat kabar ada warga yang sakit, ia menyempatkan diri datang untuk melihat kondisi sekaligus memberikan dukungan dan semangat.
Begitu pula ketika ada warga yang meninggal dunia, Empung hadir untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sikap tersebut, merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki arti besar bagi masyarakat. Bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah, kehadiran seorang pemimpin bukan semata-mata mengenai bantuan materi, tetapi juga menunjukkan bahwa pemerintah desa berada bersama masyarakat dalam suka maupun duka.
Empung menilai, seorang kepala desa tidak seharusnya hanya hadir dalam kegiatan resmi pemerintahan. Seorang pemimpin juga harus dekat dengan kehidupan warganya dan memahami kondisi masyarakat secara langsung.
"Menjadi kepala desa bukan hanya mengurus administrasi pemerintahan. Kita juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, terutama saat mereka sakit atau sedang berduka,” ujarnya.
Kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian dari cara Empung menjalankan amanah sebagai kepala desa. Ia berusaha membangun hubungan yang tidak berjarak dengan warga, sehingga komunikasi dan kepedulian dapat tumbuh secara alami.
Baginya, desa bukan sekadar wilayah pemerintahan, melainkan rumah bersama yang harus dijaga melalui kebersamaan dan kepedulian.
Sikap sederhana dengan menjenguk warga yang sakit dan bertakziah ketika ada warga meninggal menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak selalu harus ditunjukkan melalui kata-kata besar.
Terkadang, cukup dengan hadir, mendengarkan dan memberikan penguatan, seorang pemimpin sudah mampu memberikan arti bagi warganya.
Itulah sosok Empung Kurniawan, SE, Kepala Desa Cibentang, yang berupaya menempatkan kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pengabdiannya. Bagi masyarakat, kehadiran seorang pemimpin di saat-saat sulit menjadi bentuk perhatian yang dapat mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warganya.
(Red)
